Demak – Menyambut Hari Santri 2018, Presiden Joko Widodo berkomitmen akan memberikan perhatian terhadap pondok pesantren dan peningkatan kualitas para santri. Hal itu disampaikannya saat kunjungan di Pondok Pesantren Girikusumo Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

“Hari santri ya tentu saja kan yang banyak diperingati oleh par santri. Ke depan, kami akan memberikan perhatian kepada pondok pesantren dan kepada para santri,” ujar Jokowi kepada wartawan, Jumat (19/10/2018)

Pemberian perhatian itu dimaksudkan untuk pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak karimah, punya daya saing yang tinggi.

“Dalam rangka pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak karimah, keterampilan tinggi, dan mampu berkompetisi dengan negara-negara lain,” paparnya.

Jokowi juga menekankan lima tahun ini, pemerintah fokus dalam pembangunan infrastruktur. Ke depan, akan lebih fokus dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Ya kami masih fokus pembangunan infrastruktur. Ke depan kami akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia,” tandasnya.

Solo Tuan Rumah Apel Akbar Hari Santri

Puluhan ribu santri dari seluruh Indonesia seperti dikutip detikcom dijadwalkan mengikuti apel akbar bersama Presiden Joko Widodo di Benteng Vastenburg, Solo, sore ini, Sabtu (20/10/2018). Diprediksi kepadatan lalu lintas Kota Solo bakal meningkat drastis.

Kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi akibat banyaknya bus rombongan santri yang masuk Kota Solo. Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta menyiapkan beberapa langkah guna mengantisipasinya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, mengatakan tidak akan serta merta menutup Jalan Jenderal Sudirman meskipun bakal terdampak ramainya peserta di Benteng Vastenburg.

“Jalan Jenderal Sudirman tetap kita buka, namun situasional. Nanti tetap melihat kondisi lapangan,” kata Ari kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (20/10).

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4264844/hari-santri-jokowi-akan-beri-perhatian-pesantren

Foto : Baru-baru ini Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan kalangan muda dari organisasi pro-demokrasi peduli pendidikan terkemuka ISNU , Presiden membuka resmi Kongres Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ke-II di Istana Negara. Koordinator Seknas JPPI Ubaid Matraji, M.A. bersama rekan-rekan ISNU mendapat arahan Kepala Negara, ISNU mewadahi para sarjana, ilmuwan, intelektual, dan sejumlah profesional NU dari berbagai disiplin ilmu./Ist. A Khoirul Anam/ISNU