Indonesia Siapkan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Indonesia Bentuk Panja RUU Pendidikan Agama dan Pesantren
July 27, 2018
JPPI Soroti Status Pelajar Faddilah di SMAN 6 Tangsel
July 31, 2018

Ilustrasi media/dok

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah menerjunkan tim untuk membangun sekolah-sekolah darurat di daerah terdampak gempa Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tim terus memastikan pembelajaran dapat berlangsung menggunakan fasilitas darurat.

“Kita menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan,” kata Mendikbud di Sumbawa Besar, NTB, dikutip Jurnas pada Senin (30/7).
“Untuk sekolah yang rusak akan segera dilakukan rehabilitasi atau revitalisasi dengan membangun gedung sekolah baru. Intinya jangan sampai kerusakan mengganggu proses pembelajaran siswa,” lanjutnya.


Evakuasi lebih 500 pendaki yang terjebak

Upaya penyelamatan masih dilakukan untuk menjangkau 500 lebih pendaki yang terdampar akibat tanah longsor di Gunung Rinjani, Lombok, Mataram sehari setelah gempa bumi dahsyat melanda wilayah itu.
Helikopter dan tim pencari dengan berjalan kaki telah dikerahkan untuk menjelajahi lereng gunung yang masih aktif itu. Smenentara tim penyelamat telah membuat suplai air dan makanan bagi mereka yang terdampar.
Gempa berkekuatan 6,4 SR melanda wilayah Lombok pada Ahad (29/07/2018) dan diikuti oleh sejumlah gempa susulan. Gempa seperti dilaporkan kiblatNET mengakibatkan tanah longsor, sehingga pendaki tidak dapat segera turun.

“Masih ada 560 orang yang terjebak,” kata kepala taman nasional Rinjani Sudiyono.

Mereka yang diyakini terjebak termasuk warga dari Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Thailand, dan Jerman, serta banyak negara lain. Setidaknya 16 orang tewas dalam gempa bumi di seluruh wilayah yang terkena dampak Lombok, sementara ratusan bangunan hancur.

Operasi penyelamatan di Gunung Rinjani kemungkinan akan berlangsung hingga setidaknya hari Selasa. Helikopter militer telah menjatuhkan pasokan makanan dan air di beberapa tempat di gunung.

“Untuk persediaan, mereka masih bisa bertahan selama satu hingga dua hari,” kata Agus Hendra Sanjaya, juru bicara lembaga pencarian dan penyelamatan Mataram, kepada AFP. “Tidak ada pendaki yang terluka,” tambahnya.

Dengan ketinggian sekitar 3.726 meter (12.224 kaki) di atas permukaan laut, Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan menjadi destinasi favorit para pendaki. Jalur pendakian di gunung ditutup menyusul gempa karena dikhwatirkan longsor susulan.

Tanggap Darurat

Penanganan kesehatan menjadi salah satu kesepakatan prioritas para pemimpin dunia terkait masa-masa tanggap darurat dan pemulihan menyeluruh korban terdampak bencana.
Baru-baru ini Kementerian Kesehatan menurunkan laporan terkait pengurangan resiko bencana gempa bumi. Mengutip pusatkrisis.kemkes.go.id, bahwa Gempa bumi adalah peristiwa yang lazim dialami di Indonesia. Guncangan gempa bumi yang kuat dapat menghancurkan bangunan dan juga dapat memakan korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan. Berikut adalah beberapa peristiwa yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko akibat bencana gempa bumi.

Antisipasi Gempa Bumi

1. Sebelumnya mempersiapkan segala rencana untuk penyelamatan diri apabila gempa terjadi.
2. membuat sebuah latihan yang bisa dilakukan dalam menghadapi reruntuhan saat gempa seperti merunduk, perlindungan terhadap kepala, berpegangan ataupun dengan bersembunyi dibawah meja.
3. tindak pencegahan kebakaran akibat runtuhnya bangunan, anda bisa mempersiapkan alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar dan juga berbagai macam persediaan obat obatan.
4. Dengan membangun konstruksi rumah yang tahan terhadap guncangan gempa dengan fondasi yang kuat. Anda bisa melakukan renovasi terhadap bagian bangunan yang dirasa sudah mulai terlihat jelek atau retak.
5. Perhatikanlah daerah daerah rawan gempa bumi dan perhatikan seputar penggunaan lahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.
Berikut dibawah ini adalah langkah pengurangan resiko akibat bencana gempa bumi yang dapat anda ketahui apabila anda sedang berada didalam ruangan.

1. Segera matikan listrik dan gas apabila masih dalam keadaan menyala
2. Berlindunglah segera dibawah meja atau lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan
3. Jika tidak ada meja anda bisa merunduk ditengah tengah ruangan agar menghindari jatuhan benda
4. Berpeganglah dengan pegangan yang kuat hingga gempa berhenti
5. Hindarilah menggunakan lift saat gempa terjadi
6. Keluarlah dari dalam ruangan setelah getaran berhenti dengan hati hati.
Demikian beberapa cara mengurangi resiko akibat bencana gempa bumi yang dapat anda lakukan apabila anda berada didalam ruangan.

Dampak kesehatan akibat gempa bumi

Awal 2018 gempa berkekuatan 6,4 skala Richter (SR) pernah mengguncang Jakarta dan sekitarnya seperti dilaporkan Tempo.co ( 23/1). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berlokasi di kedalaman 10 kilometer 7.21 Lintang Selatan dan 105.91 Bujur Timur, Lebak, Banten.
Bencana alam yang tidak terduga dan datang secara tiba-tiba seperti gempa bumi mengakibatkan banyak korban yang terkena dampak dari bencana tersebut.

Dr. Susan A Bartels dan ulasan Dr. Michael J. Van Rooyen yang diterbitkan Online First in The Lancet menjelaskan bagaimana dan apa saja dampak kesehatan yang timbul akibat bencana gempa bumi.
Menurut Susan, karena gempa bumi sering mempengaruhi daerah perkotaan yang padat dengan standar struktural yang buruk, maka mengakibatkan tingkat kematiannya tinggi dan menimbulkan juga korban jiwa dengan banyak luka traumatis.
Banyak pasien yang bertahan memiliki komplikasi berkelanjutan yang menyebabkan penambahan morbiditas(kondisi yang mengubah kesehatan dan kualitas hidup individu) dan mortalitas(jumlah angka kematian berdasarkan jumlah populasi).
Dibandingkan orang dewasa, anak-anak memiliki risiko cedera dan kematian yang lebih tinggi akibat bencana gempa bumi. Seperti data yang diambil pada bencana di Haiti, 53 persen pasien korban gempa berusia di bawah 20 tahun dan 25 persen berusia di bawah 5 tahun.

Kelompok lainnya yang berisiko tinggi dibandingkan populasi umum adalah lansia. Beberapa penelitian menyebutkan, lansia memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang lebih muda dan berisiko terisolasi secara sosial setelah bencana alam, karena reaksi mereka lebih lambat dan karena mereka mungkin tidak mampu atau tidak mau mengevakuasi diri dari rumah mereka.

Situs resmi WHO menyebutkan dampak panjang pada kesehatan yang akan timbul pasca gempa bumi adalah infeksi pada luka yang tidak diobati segera setelah kejadian. Kemudian juga meningkatnya morbiditas, yaitu suatu kondisi dimana mengubah kesehatan dan kualitas hidup, dan juga risiko komplikasi terkait pada seseorang yang sedang hamil.

Dampak terhadap lingkungan sekitar yang juga mempengaruhi kesehatan tubuh adalah potensi risiko penyakit menular. Hal ini terutama terjadi pada daerah yang memiliki penduduk yang padat. Dampak lainnya adalah potensi pencemaran lingkungan oleh bahan-bahan kimia atau radiologis untuk kasus gempa bumi di area industri.

Masalah kesehatan umum selain fisik yang muncul setelah gempa adalah stres pasca trauma dan masalah kesehatan mental. Dilansir dari laman Medical News Today, sebuah laporan menyebutkan 6 persen sampai 72 persen orang yang selamat dari bencana gempa bumi menderita depresi. Dan, 17 persen korban gempa bumi memiliki pikiran bunuh diri.

Akibat gempa bumi bagi kehidupan

Pakar mengatakan, Gempa bumi berasal dari tekanan yang terjadi di dalam bumi. Bumi memiliki lapisan struktur bumi (Baca: Struktur Lapisan Bumi dan Penjelasannya) Tenaga pada lapisan struktur bumi saling mendorong atau menarik secara vertikal maupun horizontal. Tenaga tersebut menyebabkan perubahan pada relief muka bumi. Tenaga pembentuk bumi disebut tenaga endogen dan tenaga eksogen (Baca: Tenaga Endogen dan Eksogen Pembentuk Muka Bumi).
Tenaga yang menghasilkan gempa bumi adalah tenaga endogen. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi (baca: Macam-macam Tenaga Endogen dan Penjelasannya). Tenaga yang yang dihasilkan, menyebabkan tekanan pada permukaan bumi. Tekanan tersebut menyebabkan terjadinya patahan atau lipatan. Proses terjadinya patahan atau lipatan tersebut, menyebabkan timbulnya gempa bumi.

Menurut analis, seperti dikutip ilmugeograficom Gempa bumi sendiri, tidak hanya di hasilkan melalui proses terjadinya lipatan atau patahan. Gempa bumi juga bisa tejadi melalui letusan gunung api (Baca: Gejala Vulkanisme Gunung Berapi), gerakan lempeng- lempeng, bahkan akibat tindakan dari manusia (baca: Macam- Macam Gempa Bumi Serta Penjelasannya.). Gempa bumi yang diakibatkan oleh manusia, biasanya berasal dari ledakan yang berkekuatan besar. ledakan ini biasanya untuk meruntuhkan gedung- gedung yang terbengkalai.

Kekuatan dari gempa bumi bermacam. Semakin besar skalanya, maka semakin besar getaran yang dihasilkan, dan semakin besar pula dampak yang dihasilkan oleh gempa bumi tersebut. Selain itu, semakin dekat suatu daerah dengan lokasi titik pusat gempa, maka dampak yang dihasilkan juga semakin besar. Gempa yang terjadi di darat maupun di laut memiliki dampak yang sama besar. Dampak tersebut merugikan, tetapi juga bisa menguntungkan pada manusia. Berikut adalah akibat gempa bumi bagi kehidupan :

Adanya Tsunami di laut. Tsunami adalah ombak besar yang terjadi di laut akibat adanya gempa bumi. Gempa bumi besar yang terjadi di laut, memicu terjadinya tsunami. Gempa bumi di laut, menyebabkan tekanan yang berubah secara drastis di laut. Tekanan yang terjadi secara tiba- tiba ini, mendorong air laut menjadi naik

Gempa bumi juga dapat menghasilkan longsor. Tanah pada daratan tinggi, atau tebing memiliki kemungkinan mengalami longsor akibat dari tanah yang bergetar (Baca: Proses Terjadinya Longsor dan Penyebabnya). Getaran itu, memicu perubahan bentuk bumi. Longsor akibat gempa bumi juga mampu terjadi di kota. Tercipta sebuah lubang yang sangat dalam di tengah kota, juga dapat diakibatkan oleh adanya gempa bumi, sehingga mengakibatkan tanah menjadi ambles

Tanah mengalami kerusakan akibat dari tanah yang bergetar. Rusaknya permukaa tanah, juga dapat merusak perkebunan maupun persawahan milik manusia. Selain itu, gempa bumi mampu mematahkan permukaan bumi, bahkan memutuskan sebuah jalan.

Gempa bumi juga mampu mengubah struktur tanah. Sehingga tanah yang awalnya subur, menjadi tidak subur. Tidak hanya struktur tanah, tetapi mineral serta batuan di dalam tanah juga mengalami perubahan. Sehingga banyak batu mulia hingga mineral yang naik ke permukaan, dan mudah untuk di tambang.

Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang menyebabkan kerugian besar bagi manusia. Gempa bumi mampu menghancurkan gedung maupu rumah. Selain itu, mampu merusak sumber daya yang dibutuhkan manusia untuk terus hidup.
Kebakaran juga salah satu akibat dari gempa bumi. Akibat dari gempa bumi, rumah menjadi hancur, terjadi hubungan arus pendek dan akhirnya menyebabkan kebakaran.

Kematian adalah hal yang biasa terjadi akibat gempa bumi dengan skala yang besar. selain itu, matinya perekonomian juga salah satu akibat dari gempa bumi. Gempa bumi mengakibatkan kerugian besar pada satu daerah.
Retakan atau celah pada tanah yang terjadi akibat adanya gempa bumi, menyimpan banyak gas alam dan minyak bumi. Sehingga sering di pakai oleh manusia untuk menambang. Akan tetapi, tidak hanya gas alam dan minyak bumi (Baca: Dampak Tektonisme Terhadap Kehidupan).


Contoh Gempa Bumi Terbesar Di Dunia

Gempa bumi memiliki perbedaan kekuatan berdasarkan skalanya. Skala tersebut, dilhat berdasarkan kekuatan yang dihasilkan. Skala 1 hingga 5 dianggap sebagai gempa bumi yang tidak terlalu berbahaya. Akan tetapi, semakin besar skala tersebut, maka kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bumi tersebut semakin besar. berikut ini, beberapa gempa bumi berskala besar serta akibatnya pada kehidupan manusia.

1. Gempa Kolombia Tahun 1906

Gempa ini terjadi di Kolombia, tepatnya pada pesisir Equador. Gempa ini memiliki kekuatan sekitar 8,8 skala rickter. Gempa ini telah menewas setidaknya 1500 orang. Selain itu, gempa ini menyebabkan terjadinya tsunami. Kekuatan gempa ini sangat dasyat. Hingga mampu dirasakan hingga San Frannsisco dan Jepang. Namun gempa ini bukanlah gempa terbesar pertama yang tercatat.

2. Gempa Rusia Tahun 1952

Gempa yang terjadi di Rusia pada tahun 1952 adalah gempa terbesar pertama yang berhasil tercatat. Gempa ini berkekuatan 9,0 skala rickter. Akibat dari gempa ini, timbulnya tsunami setinggi 13 m. Selain itu, dampak dari gempa tersebut terasa hingga ke hawai. Hanya saja, tidak ada pencacatan berapa korban jiwa yang di akibatkan oleh gempa bumi ini.

3. Gempa Chile Tahun 1960

Gempa bumi ini terjadi di chile tepatnya di kota Santiago dan Conception. Gempa ini berkekuatan sekitar 9,5 skala rickter. Akibat dari gempa ini adalah, 1655 orang dilaporkan tewas. Selain itu, kekuatan dari gempa ini, juga mengguncang hingga kepulauan hawai. Akibatnya 61 orang di laporkan tewas di hawai, akibat dari gempa ini.

Gempa chile pada tahun 1960 bukanlah satu- satunya gempa besar yang terjadi di chile. Pada tahun 2010, chile kembali di landa gempa bumi dengan kekuatan 7, 7 skala rickter. Dan berjarak sebulan kemudia, gempa susulan dengan kekuatan 8,8 skala rickter kembali terjadi. Akibat dari gempa ini adalah 500 orang dilaporkan tewas. Selaian itu, tsunami juga muncul. Dampak kekuatan gempa ini, juga mampu bergetarkan hingga 53 negara di dunia.

4. Gempa Aceh Tahun 2004

Indonesia adalah negara yang dikelilingi oleh banyak gunung api. Selain itu, Indonesia adalah tempat bertemunya dua lempeng, yaitu lempeng benua dan lempeng samudra. Akibat tabrakan dari dua lempeng ini, menyebabkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan 9,1 skala rickter. Kekuatan gempa ini, mampu menciptakan tsunami dan menggetarkan hingga Afrika Selatan dan Sepanjang Asia Selatan. Gempa ini juga berhasil menelan korban sebanyak 227 orang.

5. Gempa Jepang Tahun 2011

Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat bencana alam yang cukup sering. Mulai dari angin topan hingga gempa bumi. Gempa bumi yang dialami Jepang pada tahun 2011 dianggap sebagai gempa bumi yang paling merugikan jepang. Gempa ini berkekuatan 9,0 skala rickter. Gempa ini menelan korban jiwa sebanyak 29 ribu orang. Selain iu, tsunami yang terjadi, mengakibatkan sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir meledak, sehingga sehingga semakin menambah korban akibat gempa bumi ini.

Aplikasi BMKG

Di jaman serba cangggih sekarang ini, banyak alat yang bisa dipakai sebagai peringatan dini sebelum gempa terjadi. Salah satunya adalah alat yang paling dekat dengan kita. Yaitu smartphone. Di jepang, pemerintah akan menghubungi tipa smartphone yang dimiliki oleh warganya, untuk memperingatkan akan adanya gempa bumi.

Di Indonesia sendiri, sudah ada aplikasi yang dikeluarkan oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) bernama info gempa dan cuaca. Aplikasi itu, mampu memberitahu perkiraan cuaca, serta mampu memperingatkan jika akan muncul gempa. Aplikasi ini juga akan memberikan info mengenai gempa yang baru saja terjadi, mulai dari lokasi, hingga kekuatannya. (Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *