Banjarnegara – Gedung sekolah di SMPN 2 Kalibening Banjarnegara rusak akibat gempa yang terjadi siang ini. Gempa dengan kekuatan 4,2 skala richter ini terjadi di 19 kilometer tenggara Kabupaten Pekalongan.

Isfaulloh warga Kalibening menuturkan gempa yang terasa di sekitar tempat tinggalnya membuat gedung sekolah rusak. Selain itu gempa yang terjadi pada pukul 13.28 WIB tadi juga merusak tempat ibadah yang berada di sekitar SMP tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan assement jadi untuk rumah rusak belum tahu pasti. Tetapi yang baru terpantau gedung sekolah,” ujarnya saat dihubungi detikcom Rabu (18/4/2018).

Kerusakan gedung sekolah di antaranya di bagian atap dinding hingga plafon. Kerusakan lain yakni benteng sekolah pun ambrol. Saat kejadian, siswa sekolah sudah pulang namun para guru masih berada di sekolah. Sebagian lari keluar karena takut.

“Tadi sudah tidak ada siswa tapi guru-guru masih. Ada 6 gedung yang rusak,” terangnya.

Kepala kantor BMKG Banjarnegara Setya Aji mengatakan pusat gempa terjadi di 19 kilometer tenggara Kabupaten Pekalongan. Sedangkan kedalamannya 10 kilometer.

“Pusatnya di Pekalongan tetapi terasa sampai di Banjarnegara,” kata dia.

Namun, gempa dengan kekuatan 4,2 skala richter ini hanya terasa di Banjarnegara bagian utara. Terutama di daerah-daerah yang dekat dengan Pekalongan.

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3977752/gempa-akibatkan-sekolah-dan-musala-di-banjarnegara-rusak