Yogyakarta –Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Muhajir Effendy menyatakan bahwa anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar 20% atau sekitar 400 trilyun rupiah belum terserap seluruhnya.

Alokasi dana ini diambil dari APBN dan APBD.

Lewat Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi Ph.D, Muhajir Effendy menyampaikan pesan-pesannya lewat sebuah surat, Senin (12/03/2018).

“Seluruh provinsi dan kota di Indonesia belum memenuhi komitmen tentang penggunaan anggaran pendidikan sebesar 20%,” ujar Didik mengutip pernyataan Muhajir Effendy.

Muhajir pun meminta agar pemerintah daerah menggunakan dana pendidikan secara efektif dan efisien, sesuai kebutuhannya.

Baca: Menpora akan Terus Awasi Perkembangan Egy Maulana Vikri

Selain itu, Kemendikbud juga akan memfokuskan program-program pendidikan serta berbagai kebijakan di daerah-daerah terpinggirkan.

Hal ini dilakukan demi pemerataan pendidikan di Indonesia.

“Kebijakan pendidikan kami berfokus untuk daerah-daerah 3T, yaitu terdepan, terluar, tertinggal,” papar Didik Suhardi.

Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi hadir memberikan sambutan dalam Kuliah Umum Rembuk Guru Muda di Auditorium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Bantul.

Acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-54 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Summber : http://jogja.tribunnews.com/2018/03/12/anggaran-pendidikan-sebesar-400-trilyun-rupiah-belum-terserap-sepenuhnya