Jokowi: SDA tidak Menjamin Kesejahteraan Selamanya

Jokowi: SDM Kunci Kemajuan Bangsa
February 7, 2018
Bank Dunia Ingatkan Investasi Sumber Daya Manusia
February 7, 2018

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo, menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API), Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah. Presiden Jokowi tiba di pondok pesantren yang memiliki 4.800 santri putra dan 2.500 santri putri/foto Setkab RI/Jay

DEPOK — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Indonesia tidak bisa menjamin kesejahteraan dan kesuksesan masyarakat serta Indonesia sebagai sebuah negara dalam jangka waktu panjang. Hal ini diungkapkan karena banyak masyarakat yang mengagung-agungkan dan berpikiran SDA bisa menjamin kehidupan berbangsa serta masyarakat mendatang.

“Ini perlu ditekankan karena SDA sering kali justru memanjakan dan membuat malas, mengalahkan daya juang, lengah, serta tidak mendorong berinovasi dan berkreativitas,” kata Jokowi dalam Rembuk Nasional Pendidikan di Sawangan, Depok, Selasa (6/2).

Menurut Jokowi, banyak negara yang kaya akan SDA namun justru menjadi negara yang dicap miskin dan kerap terjadi kekerasan, idak sejahtera, didera kemiskinan, hingga perang saudara. Kebalikannya, banyak negara juga yang tanahnya kering, tidak memiliki SDA seperti tambang, minyak, dan gas malah bisa maju dan berkembang karena mau berinovasi.

Jokowi menegaskan bahwa sebuah negara bisa maju apabila memiliki sumber daya manusia berkualitas. Hal ini disebut sebagai tanggung jawab pada jajaran sektor pendidikan. “Di sini pentingnya posisi pendidikan yang mengajarkan daya juang, berinovasi sebelum diajari, belajar tanpa menunggu guru. Itu modal sebagai bangsa besar yang mampu memecahkan masalah di masyarakat,” ujarnya.

Pendidikan yang berkualitas bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkulitas pula. Contohnya, anyak anak Indonesia yang menorehkan prestasi di ajang internasional seperti Made Raditia dan Satria Swari dalam American Meteorological Society tentang alat prediksi cuaca. Yang lain ialah Ahmad Fauzi Zulkarnain siswa SDN Karangrejo, Kab. Gunung Kidul yang menggunakan teknologi sederhana perontok jagung.

“Ini harus dimunculkan dan diangkat agar anak-anak juga termotivasi mengikuti teman-temannya yang berprestasi,” ucapnya.

Sumber : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/02/06/p3qf6u354-jokowi-sda-tidak-menjamin-kesejahteraan-selamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *