Policy Brief Ketersedian Sekolah Inklusi dan Dilema Akses Bagi Difabel

Indonesia Hebat Siap Perkuat Mutu Guru Madrasah
January 31, 2018
Modul Peningkatan Kapasistas Guru Pengajaran Kreatif Inovatif bagi ABK
January 31, 2018

Sampul depan/NEW Indonesia

Jaminan Pendidikan bagi Difabel

Yang perlu dicermati dari Kebijakan Pemerintah membentuk Sekolah Inklusi bukan hanya terpaku pada Biaya Operational yang lebih ting-gi dari Sekolah Umum biasa. Namun jauh lebih kompleks, mulai dari kesiapan para Guru Pengajar (utamanya yang ditunjuk sebagai Guru Pendamping Khusus), Fasilitas Belajar Mengajar bagi Difabel (kebu-tuhannya berbeda antara Difabel Daksa, Rungu, Rungu Wicara, Netra dan Difabel Mental/Intelektual), kurikulum yang sesuai dengan ke-mampuan anak Difabel serta dukungan dari para orangtua untuk turut serta menggali dan mengembangkan Potensi anaknya.

Secara umum, Sekolah Inklusi ini menjamin anak-anak Difabel uta-manya yang kurang mampu dapat menamatkan Pendidikan Dasar 12 tahun (WAJAR12 tahun).

Sebagai suatu inovasi yang populis, sudah barang tentu kebijakan ini menghasilkan respon yang berbeda-beda dari masyarakat. Salah satunya adalah penentangan dari kelompok orangtua murid yang merasa diru-gikan. Dalam hal ini pengurangan kuota 20% yang diberikan untuk anak Difabel karena dianggap mengurangi porsi anak non Difabel untuk dapat diterima di Sekolah Favorit yang ditunjuk sebagai Sekolah Inklusi.

Selengkapnya unduh di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *