Pemerintah Jawa Timur telah berhasil meningkatkan kualitas pendidikan. Sejumlah prestasi nasional yang diraih sekolah di Jatim. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan Jatim kini mengalami kemajuan. Bahkan, prestasi terakhir ketika Jawa Timur mampu berada di peringkat 12 dari 77 pada ajang Word Skill Competition ke-44 di Abu Dhabi.

Guru Besar Sosiologi Pendidikan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof Akhmad Muzakki mengatakan dalam banyak aspek, capaian pendidikan Jawa Timur telah menunjukkan prestasi di atas nasional. Mulai dari angka partisipasi kasar Pendidikan dasar hingga menengah, capaian prestasi di atas rata-rata nasional.

“Bahkan, tahun 2017 ini, pendidikan Jawa Timur berhasil menunjukkan inovasi yg bagus, seperti beasiswa pendidikan untuk siswa miskin berprestasi jenjang SMA (Bidik Misi SMA), apresiasi pendidikan Jawa Timur, double track SMA, dan tunjangan untuk GTT. Semua itu hanya ada di jawa timur. Tentu semua capaian itu penting ditingkatkan, minimal dipertahankan,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Minggu (7/1).

Ditambahkan Muzakki, memang masih ada problem IPM di daerah pulau Madura dan Bondowoso, Situbondo dan Probolinggo. “Sehingga ke depan pemimpinnya perlu memberikan perhatian khusus pada pembangunan IPM di daerah- daerah itu,”katanya.

Kata Muzakki, selain itu Pemerintah Jawa Timur juga menciptakan situasi pendidikan Jatim sangat kondusif. Kekuatan persatuan guru dan siswa didukung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan mampu mengayomi sekolah-sekolah di daerah. “Kekuatan jaringan antarguru di Jatim menjadikan pendidikan Jatim tidak bisa dianggap remeh,” tambahnya.

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/prestasi-pendidikan-di-jatim-di-atas-nasional.html