BOGOR – Kemah Pendidikan dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi se-Dunia baru-baru ini (18-20 Desember 2017) dilaksanakan di kampung Demokrasi Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) di Cibuluh, Kiara Sari, Kabupaten Bogor.

Agenda ini merupakan kerjasama antara KOPEL dan Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA) atau sekarang dikenal YAPPIKA-ActionAid, dengan “Menguatkan Tanggungjawab Para Pihak untuk Mewujudkan Pelayanan Publik Pendidikan yang Bebas Korupsi”. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat memberi penguatan dalam mengkampanyekan Sekolah Aman dan Nyaman , diharapkan semua pihak memiliki komitmen kuat dalam memberikan layanan publik pendidikan yang bebas korupsi.

Kegiatan ini merupakan refleksi menyeluruh target dan capaian terkait implementasi program Sekolah Aman dan Nyaman . Bebebrapa sesi kunci dalam kemah pendidikan dibahas pula aspek regulasi terkait pendidikan, pencegah korupsi , mekanisme pelaporan kasus-kasus korupsi/pungli, serta penguatan kampanye dan advokasi program pendidikan Wajib Belajar 12 Tahun yang sedang diperjuangkan Indonesia.

Lembaga pemerintah dan CSO pendidikan jaringan global, media massa yang punya kepedulian terhadap pendidikan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Di antaranya, Kementerian Desa dan PDTT, Kemendikbud, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Perludem, ICW, dan lainnya.(tim)