Patriotisme dan Pendidikan Berkualitas Membuat Indonesia Lebih Kuat

Nawacita Pendidikan Nasional Banyak Masalah
December 29, 2017
Laporan Akhir Tahun Pendidikan 2017: Menyambut Revolusi Industri 4.0
January 2, 2018

Tiga pelajar SMAN 78 Jakarta penerima cinderamata dan penghargaan (tshirt Merah , tengah) didampingi para instruktur Bela Negara Nasional (kemeja batik). Ketiga pelajar tersebut baru saja menyelesaikan pelayaran keliling nusantara bersama sedikitnya 200-an rekannya di atas kapal AL sekaligus menjadi partisipan pelajar berprestasi dalam ajang Sail Sabang International 2017 yang berlangsung di perairan Sabang , Aceh baru-baru ini/dok JPPI

Jakarta – Dalam rangka mengisi HUT Bela Negara Tahun 2017 ke 69 pada tanggal 19 Desember 2017 beberapa waktu lalu, Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN) bekerjasama dengan Yayasan Instal Kesadaran Bela Negara (Isabera), menggelar Panel Diskusi dengan Thema Membela Negara Adalah Kewajiban Setiap Warga Negara / Nation and Character Building, bertempat di gedung Aula SMAN 78 Komp. Pajak Jln. Bakti IV No. I Jakarta Barat. Kamis, 28 Desember 2017.

Panel Diskusi Kali ini dengan menghadirkan pemateri Prof. Dr. Burhanudin Tola, MA dan Kol. Inf. Sunarto, MAP, dengan moderator Dr. Bambang Pratama, SH, MH.

Panitia Panel Diskusi mengatakan, bahwa tujuan digelarnya acara ini adalah untuk menyegarkan Wawasan Kebangsaan, kecintaan terhadap NKRI, menyegarkan kembali semangat membela negara dan membekali generasi muda akan Wawasan Kebangsaan agar tumbuh jiwa patriotisme, nasionalisme dan cinta tanah air NKRI.

Kketua Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN), H. Ahmad Djuniawan membahas tentang awal lahirnya bela negara, kekhawatiran terhadap generasi bangsa Indonesia yang dewasa ini sudah darurat narkoba dan mengakibatkan 50 orang meninggal per hari, dirinya pun menyatakan “perang terhadap narkoba”. Bahasan radikalisme, terorisme dengan cara melakukan cuci otak dengan isue intoleransinya.

Dalam sesi Panel Diskusi, Prof. Dr. Burhanudin Tola, MA, guru besar UNJ, membahas tentang nationality, quality, and character building, dan salahsatu yang pernah menjadi mahasiswanya adalah Wiranto. Bahasan tentang sistem pendidikan agar bisa membangun manusia yang berkualitas diharapkan bisa menjadikan Bangsa Indonesia yang berkarakter.

Sementara Kol. Inf. Sunarto, MAP, membahas tentang kelangsungan hidup bela negara, dan membahas UUD 1945 No. 3 Th. 2002 tentang pertahanan negara, pasal 7 UUD 1945.

Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus Yayasan Barisan Patriot Bela Negara, Pengurus Yayasan Isabera, Pimpinan Ormas Bela Negara, Perwakilan Pengurus DPW I BPBN Provinsi Jabar dan tamu undangan lainnya.

Sumber : http://eranews.id/panel-diskusi-dalam-rangka-milad-bela-negara-tahun-2017/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *